BERITA

AGENDA

PENGUMUMAN

BEASISWA

Prog Dana Hibah Langsung

A. Penelitian Pengembangan Kelembagaan Institusional (P2KI)

Tema ini merupakan program yang berhubungan dengan policy study yang memberi peluang kepada unit  kerja  untuk  meningkatkan  dan  menyehatkan  organisasi  yang  diarahkan  pada  peningkatan  mutu pengelolaan  institusi  yang  akuntabel,  efektif  dan  efisien  sehingga  berdampak  pada  efisiensi  edukasi  yang semakin baik.

Pada  prinsipnya,  unit  kerja  harus  mampu  dan  dapat  dikelola  secara  profesional  dengan mengedepankan  pada  mutu  pelayanan  kepada  stakeholders  internal  yakni  dosen  dan  mahasiswa,  dan akuntabel terhadap stakeholder eksternal.

Secara  umum,  tema  ini  harus  berlandaskan  pada  rencana  strategis  melalui  evaluasi  diri  secara menyeluruh  di  tingkat  unit  kerja  sehingga  program  ini  dapat  berkesinambungan  tiap  tahun.  Oleh  karena prinsipnya berkesinambungan, maka dalam pelaksanaannya harus melibatkan komponen unit kerjanya.

Indikator  untuk  mengukur  keberhasilan  program  ini  antara  lain  adalah  diterapkannya  manajemen organisasi  yang  efisien  namun  efektif  untuk  menjalankan  misi  unit  kerja  serta  berfungsinya,  sistem penjaminan  mutu  unit  kerja  yang  efektif  tercermin  pada  peningkatan  berkelanjutan  mutu  input,  proses, output dan outcome, diseluruh bidang manajemen dan program akademik yang berdampak pada :
1.  Peningkatan efisiensi edukasi, yakni peningkatan rasio lulusan dan jumlah mahasiswa aktif.
2.  Peningkatan kompetensi dan relevansi program studi sesuai kebutuhan stakeholders.
3.  Peningkatan kompetensi dan relevansi lulusan di dunia kerja.
4.  Peningkatan keterlibatan stakeholders dalam proses manajemen.

Dokumen yang harus dimiliki sebuah program studi secara berurutan sebagai berikut :
1.  Rencana Induk Pengembangan (RIP).
2.  Rencana Strategis :  

  • Program Jangka Panjang
  • Program Jangka Menengah
  • Program Jangka Panjang

3.  Kompetensi Program Studi :  

  • Kompetensi Pendidikan
  • Kompetensi Penelitian & Pengabdian masyarakat

4.  Kurikulum Program Studi :  

  • Program Outcomes, Learning Outcomes, silabus
  • Tahapan kompetensi
  • Evaluasi dan Penilaian
  • Silabus, RPKPS, dll

5.  Penjaminan Mutu Penyelenggaraan
6.  Rencana Operasional Fakultas, Jurusan dan Laboratorium.

B. Penelitian Pengembangan Kerekayasaan dan Teknologi (P2KT)

Tema penelitian ini bebas bagi dosen untuk meningkatkan upaya-upaya inovatif dan inventif dalam bidang  ilmu  yang  menjadi  tanggung  jawabnya.  Karya-karya  inovatif  dan  inventif  tersebut  dapat  dicapai melalui  serangkaian  kegiatan  penelitian  maupun  pengabdian  kepada  masyarakat  yang  terfokus  dan  dapat pula  berasal  dari  umpan  balik  penerapan  hasil  penelitiannya  kepada  masyarakat.  Sebagai  tanggungjawab profesionalisme  seorang  dosen  dalam  bidangnya,  dan  dosen  harus  mencapai  tingkatan kompetensi  dalam bidang ilmu yang menjadi tanggung jawabnya.

Dosen juga  berfungsi  sebagai  pendidik  profesional,  sehingga  dalam  penelitian  ini  harus  melibatkan mahasiswa sebagaimana tertuang dalam surat edaran Rektor UMM E.5.a /318 /UMM /IV /2007 tanggal 3 April  2007.  Pelibatan  mahasiswa  berfungsi  untuk  memberikan  pengalaman  meneliti  sehingga  mahasiswa berfungsi sebagai pembantu peneliti. Hal ini akan berdampak pada saat mereka melakukan penelitian untuk tugas  akhir  atau  program-program  kreativitas  mahasiwa,  mereka  telah  memahami  mekanisme  penelitian
yang baik dan benar.

Indikator untuk mengukur keberhasilan program ini adalah meningkatnya atmosfir akademik yang semakin
kondusif yang ditandai antara lain oleh :
1.  Meningkatnya jumlah penelitian dan karya ilmiah dosen.
2.  Meningkatnya publikasi lisan dan tulisan dalam forum nasional.
3.  Meningkatnya  keterlibatan  mahasiswa  dalam  penelitian  dosen  yang  berdampak  pada  program-program kompetisi mahasiswa.
4.  Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memungut, mengolah dan menampilkan data.

C. Pengembangan Mutu dan Inovasi Pembelajaran (PMIP)

Tema ini untuk memberi fasilitas dan mendorong dosen pengajar untuk mengembangkan sistem atau model perkuliahan yang inovatif, kreatif, berkualitas agar atmosfir akademik menjadi lebih baik.

Peran dosen dalam mengembangkan suasana akademik yang positif adalah sangat penting, sehingga harus  terus  aktif  inovatif  menggali  ide-ide  baru  terutama  yang  sesuai  dengan  perkembangan  dan  aplikasi teknologi. Bahkan jika mungkin dapat membuka hubungan kerja sama dengan pihak lain (perusahaan atau industri)  yang  sesuai  dengan  bidang  kompetensinya  untuk  sharing  dan  memberikan  manfaat  kepada mahasiswa pada saat pelaksanaan proses pembelajaran.

Keterlibatan  mahasiswa  secara  aktif  dinamis  dalam  proses  pembelajaran  diharapkan  memberikan efek yang signifikan terhadap rasa percaya diri, daya kritis dan partisipasi aktif mahasiswa dan hal ini juga diharapkan  sebagai  subyek  pembelajaran  bagi  mahasiswa  lainnya  secara  berantai  sehingga  dari  tahun  ke tahun semakin membesar (critical-mass). Penumbuhan  Inovasi  Sistem  Pembelajaran  bertujuan  untuk  meningkatkan  mutu  lulusan.  Peningkatan  ini diharapkan  dapat  melengkapi  muatan  (content)  materi  pembelajaran  dan  penyempurnaan  pada  proses pembelajaran.

Salah  satu  usaha  untuk  menyempurnakan  proses  belajar  dapat  ditempuh  melalui  perbaikan  metoda dan substansi pembelajaran yang dilakukan dosen. Salah satu perangkat untuk percepatan peningkatan mutu pembelajaran  adalah  RPKPS  (Rencana  Program  dan  Kegiatan  Pembelajaran  Semester)  yang  adaptif terhadap inovasi-inovasi dosen dan mahasiswa.

Dosen  untuk  masing-masing  matakuliah  semestinya  sudah  mengetahui  kendala  yang  dihadapi  atau teknik  yang  bisa  dikembangkan  guna  perbaikan  kegiatan  belajar  mengajar  matakuliah  yang  bersangkutan, apalagi  fluktuasi perubahan  kemampuan  input  peserta  kuliah  dari  tahun  ketahun  sangat  beragam  sehingga memerlukan  perencanaan  yang  matang  sesuai  karakteristik  belajar  mahasiswa.  Pelaksanaan  yang  akan direncanakan terkadang memerlukan pemikiran dan biaya pendukung guna realisasi ide-ide perbaikan.

Oleh karena program ini diadakan, maka  Indikator keberhasilan kegiatan ini dapat berupa : Inovasi dalam  metode  pembelajaran  melalui  pendekatan  multidisiplin  dan  multipelaksana  yang  berpedoman  pada peningkatan  mutu  proses  pembelajaran.  Kegiatan  yang  diusulkan  berupa  kuliah  /magang  /kerja  praktek  / bussines plan atau bentuk kegiatan lain yang mengarah kepada penumbuhan kemandirian dan kemampuan menyelesaikan masalah.

PENGEMBANGAN MUTU / INOVASI PEMBELAJARAN, menghasilkan :  
1.  RPKPS (Rencana Program Kegiatan Pembelajaran Semester)

  • Usulan harus memuat RPKPS sebagai sarana kerja dosen menyangkut masalah kompetensi, isi materi, cara evaluasi dan penilaian.
  • Laporan merupakan RPKPS baru yang telah dianalisis secara mendalam menyangkut topik, sub-topik, waktu  penyampaian  yang  wajar, cara  evaluasi  yang  benar,  cara  menyampaikan  yang  tepat  dan  cara menilai yang wajar.
  • RPKPS terdiri dari GBPP dan SAP (RPP untuk setidaknya 12 pertemuan).  

2.  Handout Kuliah : Pembuatan bahan ajar dan alat bantu pembelajaran yang dapat lebih membantu dan memancing minat mahasiswa peserta kuliah

  • Handout adalah bahan  ajar  yang  diberikan  kepada  kemahasiswa,  dengan  menggunakan  bahasa  yang mudah dimengerti mahasiswa.
  • Matakuliah yang disajikan dalam 2 SKS, jumlah halaman sekurangnya 50 halaman.
  • Bentuk handout dapat berbentuk ringkasan dalam dokumen word atau powerpoint.
  • Harus  dilengkapi  dengan  tugas-tugas  dan  PR.  Sebaiknya  tipa  sub-topik  bahasan  diberikan  PR,  atau test singkat sebelum atau sesudah selesai menyampaikan materi.
  • Penyiapan bentuk perkuliahan yang bersifat interaktif dan menarik.
  • Pengembangan materi perkuliahan dengan penyesuaian teknologi.

3.  Metode Kreatif & Inovatif : Penyiapan bentuk perkuliahan yang bersifat interaktif

  • Harus  melalui  survey  karakteristik  mahasiswa  yang  akan  dipergunakan  sebagai  acuan  dalam pemberian kuliah.
  • Media  pembelajaran  dipersiapkan  untuk  menjalankan  aktivitasnya  berdasarkan  karakteristik mahasiswa.
  • Inovasi bentuk pemberian latihan dan soal-soal kuliah.
  • Pengembangan teknik-teknik evaluasi bagi peserta kuliah dan penyelesaian masalahnya.

4.  Lembar Kegiatan Mahasiswa (LKM) : Inovasi bentuk pemberian latihan dan soal-soal kuliah.

  • LKM dapat dibuat sebagaimana Lembar Kegiatan Siswa ditingkat Sekolah Menengah.
  • LKM adalah sarana belajar mandiri mahasiswa yang diberikan saat pokok bahasan.
  • LKM  harus  memberikan  peluang  mahasiswa  untuk  memperkaya  khasanah  keilmuannya  melalui membaca buku di perpustakaan pusat, maupun TIK.

5.  Modul Praktikum :

  • Modul praktikum sangat penting dibuat, jika matakuliah ini berkaitan dengan praktikum yang sudah ada atau belum ada.
  • Modul jika perlu dikembangkan agar lebih mudah disampaikan atau mudah difahami.
  • Modul  harus  memuat  durasi  waktu  praktikum  tiap  modul  dengan  ketentuan  bahwa  1  sks  praktikum setara dengan 2-:-4 jam perminggu. Dengan demikian untuk 1 sks sekurang-kurangnya ada 6 modul praktikum yang dilaksanakan permodul antara 2-4 jam.

6.  Upload dalam eLMU :

  • Bahan ajar, tugas-tugas, PR dan kegiatan iringannya dapat diupload dalam eLMU.
  • Jika dalam  melaksanaan kegiatannya sejak awal pertemuan telah menggunakan eLMU yang  dipakai sevcara interaktif dengan mahasiswa, akan diberikan tambahan insentif.

7.  Alat Peraga :

  • Alat  peraga  (demonstration  units)  adalah  alat  bantu  pembelajaran  yang  sederhana  yang  dapat memperoleh data pengukuran.
  • Jumlah alat peraga sesuai rasional biaya.

D. Pengabdian Pemanfaatan Teknologi dan Rekayasa (P2TR)

Tema ini adalah tema pengabdian masyarakat untuk memfasilisasi dan mendorong kelompok dosen pengajar  untuk  menerapkan  hasil  temuan  dan  pemikirannya  guna  dipergunakan  dimasyarakat  terutama simpatisan  dan  Amal  Usaha  Muhammadiyah.  Pada  masa  yang  akan  datang,  pengabdian  masyarakat bertujuan  untuk  meningkatkan  dan  menjamin  keberlanjutan  institusi  dengan  menerapkan  teknologi  di industri dan dunia usaha.

Pengabdian pada masyarakat diarahkan kepada penerapan hasil penelitian maupun hasil pendidikan di  Perguruan Tinggi  bagi  kesejahteraan  dan  kemajuan  masyarakat.  Dengan  demikian  kegiatan  pengabdian masyarakat tidak hanya sekedar kegiatan tanpa basis teknologi dan rekayasa, tetapi merupakan satu forum penerapan hasil penelitian dan pendidikan dengan sasaran yang jelas.

Indikator  keberhasilan  program  ini dapat  diwujudkan  dalam  bentuk  kegiatan  nyata  yang  membantu masyarakat  dalam  menyelesaikan  berbagai  permasalah  yang  ada  ataupun  dalam  bentuk  topik-topik penelitian  yang  menjawab  tuntutan  masyarakat.  Dengan  demikian  penelitian  dan  pengabdian  merupakan bagian tak terpisahkan dalam suatu aktivitas dosen.

Shared:

PENGUMUMAN

dasdas

Kuesioner Pemahaman Visi Misi Fakultas Teknik

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod

16 Maret 2018

dasdas

Pengumuman Tes TAEP Untuk Wisudawan Periode IV tahun 2017

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod

15 November 2017

dasdas

KRS Online Semester Genap 2017/2018

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod

13 November 2017

dasdas

wisuda

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod

25 November 2016

dasdas

Pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Genap 2015/2016

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod

02 Juni 2016

dasdas

Pemberitahuan Tes TAEP Calon Wisudawan Periode II Tahun 2016

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod

17 Mei 2016