Fakultas Teknik melalui Program Studi Teknik Mesin UMM Jalin Kerja Sama Strategis dengan PUSPALAD dan Mitra Lainnya

Kerja Sama Teknik Mesin UMM dan PUSPALAD: Wujud Inovasi Teknologi Pertahanan Nasional Malang, 24 Desember 2024 – Kerja sama Teknik Mesin UMM dan PUSPALAD secara resmi dimulai melalui Perjanjian Kerja Sama Strategis dan Taktis (PKST) yang berlaku dari 23 Desember 2023 hingga 30 Desember 2024. Kolaborasi ini melibatkan berbagai pihak strategis, seperti Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), SRENA MABES AD (LITBANG ASRO), PUSPALAD, dan PT Garuda Makmur Perkasa. Keterlibatan Dosen dan Mahasiswa dalam Proyek Inovatif Dalam kerja sama ini, dosen Teknik Mesin UMM bertindak sebagai tim ahli. Sementara itu, sejumlah mahasiswa turut dilibatkan sebagai bentuk peningkatan kompetensi praktis mereka. Fokus utama kegiatan ini adalah pengembangan prototipe alat pelepas dan pemasang ban multi-kendaraan serta ban runflat pada panser tahap II. Lebih lanjut, tim Teknik Mesin UMM juga mendesain truk multifungsi dengan berbagai fitur unggulan, antara lain: Penguatan chasis Konstruksi kabin dengan 2 pack gantry system Sidewall bukaan samping dengan sistem hidrolik dan jackstand Tailgate luas dengan pelat pendukung motor forklift Pemetaan lengkap peralatan pada badan truk Solusi Mobilitas dan Efisiensi Operasional Militer Truk ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan alat di lapangan. Secara teknis, alat ini dirancang untuk mempercepat proses pelepasan dan pemasangan ban yang sebelumnya lambat dan tidak efisien. Oleh karena itu, mobilitas dan fleksibilitas menjadi prioritas dalam desainnya agar truk dapat digunakan di berbagai medan, termasuk lokasi latihan militer. Selain itu, kesuksesan proyek ini turut didukung oleh arahan strategis dari Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama UMM yang berperan besar dalam kelancaran program. Puncak Kegiatan: Uji Fungsi Litbanghan PUSPALAD 2024 Puncak kegiatan kerja sama ini ditandai dengan uji fungsi litbanghan PUSPALAD Tahun Anggaran 2024 pada 24 Desember 2024 di Workshop Benglap Jaya, Manggarai, Paldam Jaya. Acara tersebut dihadiri oleh Paban III Mabesad, perwakilan Dislitbangad, PUSPALAD, Kodam Jayakarta, serta dosen dan Ketua Program Studi Teknik Mesin UMM. Ketua Prodi, Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D., IPM., menyampaikan, “Kami bangga dapat menjadi bagian dari inisiatif ini. Terlebih lagi, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam proyek strategis yang berkontribusi bagi negeri.” Pengakuan dan Harapan untuk Kolaborasi Lanjutan Dirbinlitbang PUSPALAD, Kolonel Cpl Sumbogo Widy Hartono, SE., MM., menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan uji fungsi tersebut. Ia menekankan bahwa kerja sama ini menunjukkan sinergi yang kuat antara akademisi dan militer. “Selain mendukung operasional, kolaborasi ini juga membuka peluang riset dan inovasi lanjutan,” ujarnya. Seluruh alat telah diuji dan dinyatakan siap digunakan sesuai standar operasional. Dengan demikian, Teknik Mesin UMM memperkuat posisinya sebagai mitra strategis dalam riset dan pengembangan teknologi pertahanan nasional. Masa Depan Kolaborasi: Lebih Luas, Lebih Strategis Ke depan, kerja sama Teknik Mesin UMM dan PUSPALAD diharapkan dapat berkembang ke sektor-sektor lain yang strategis, seperti industri otomotif, transportasi, hingga logistik nasional. Hal ini sejalan dengan visi UMM sebagai institusi pendidikan yang berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui inovasi dan teknologi. 👉 Berita Kami Lainnya

Pembangunan PLTS Dan PLTB di Masjid Chengho-Gua China Desa Sitiarjo oleh Fakultas Teknik UMM

PLTS dan PLTB UMM Hadir di Masjid Chengho: Solusi Energi Terbarukan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menghadirkan inovasi energi terbarukan melalui instalasi PLTS dan PLTB di Masjid Chengho-Gua China. Proyek ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat berbasis teknologi hijau. Malang, 24 Desember 2024 – Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menegaskan komitmennya terhadap teknologi ramah lingkungan. Hal ini diwujudkan melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 5500 Wp dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) 100 W. Proyek ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat oleh Program Studi Teknik Elektro UMM. Lokasinya berada di Masjid Chengho-Gua China, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Solusi atas Keterbatasan Akses Listrik di Masjid Sebelumnya, Masjid Chengho mengalami keterbatasan listrik untuk pompa air, lampu LED, dan pengeras suara. Namun, kini masalah tersebut teratasi. PLTS dan PLTB memungkinkan masjid beroperasi secara mandiri dengan memanfaatkan energi terbarukan. Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keberlanjutan Pembangunan ini didanai oleh Dana Pengabdian Puskarekatek dan LPPM UMM. Selain itu, PT Multi Sarana Infrastruktur (BUMN) turut mendukung melalui program CSR. Di sisi teknis, proyek ini bekerja sama dengan PT Blue Energy sebagai mitra CoE PLTS Teknik Elektro UMM. Acara peresmian dihadiri oleh Dr. Machmud Effendy, ST., M.Eng. (Wakil Dekan I FT UMM) dan Basri Noor Cahyadi, S.T., M.Sc. (PIC CoE PLTS). Keduanya berharap program ini bisa direplikasi di berbagai daerah lain. Harapan untuk Masa Depan Energi Bersih “Semoga PLTS dan PLTB ini dapat mendukung aktivitas keagamaan dan menjadi contoh penggunaan energi ramah lingkungan,” ujar Dr. Machmud Effendy. Sementara itu, Basri Noor Cahyadi menyatakan bahwa keberhasilan proyek ini mencerminkan sinergi antara kampus, industri, dan masyarakat. Edukasi Energi Terbarukan untuk Masyarakat Dengan sistem PLTS dan PLTB ini, Masjid Chengho tidak hanya mandiri secara energi. Lebih dari itu, masjid ini diharapkan menjadi pusat edukasi bagi warga sekitar tentang energi baru dan terbarukan. Inisiatif ini mendukung visi UMM sebagai kampus yang berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan berbasis inovasi teknologi. 📚 Baca juga inisiatif lain dari FT UMM di sini: 👉 Kumpulan Berita dan Artikel Teknik UMM